HAKIKAT DAN KEUTAMAAN SHAUM


Marhaban yaa Ramadhan, Beruntunglah orang-orang yang diberikan kesempatan untuk meraih sukses di bulan Ramadhan ini. Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh rahmat dan ampunan Allah. Semoga di bulan yang mulia ini, kita dapat meningkatkan kualitas hidup melalui peningkatan kualitas ibadah. Di bulan ini, seorang hamba beriman berkesempatan untuk mencapai derajat yang sangat tinggi di sisi-Nya, yaitu derajat taqwa. Melalui ibadah shaum,seseorang bisa berubah menjadi manusia lain dari yang lain. Menjadi manusia Best of the Best.

· Ramadhan: Pemberi Syafa’at Rasulullah saw bersabda, “Shaum dan al-Quran akan memohonkan hamba (yang melakukan dan membacanya) pada hari kiamat. Shaum berkata,’Wahai Tuhanku, aku telah mencegahnya dari makan, minum, dan pemenuhan hasrat seksualnya. Oleh karena itu, berilah syafa’at untuknya.’ Al-Quran pun berkata,’Wahai Tuhanku, aku telah menghalanginya tidur di malam hari, oleh karena itu berilah syafa’at untuknya.’ Selanjutnya Rasulullah bersabda,”Permohonan syafa’at mereka pasti diterima.” (HR Ahmad dan Thabrani)

· Kembali ke Fitrah dan Menggapai Derajat Malaikat Selama sebelas bulan sebelumnya, mungkin iman kita kian hari kian melemah. Maka, Ramadhan dapat dijadikan sebagai sarana untuk memacu semangat dalam meningkatkan kualitas keimanan kita. Melalui tempaan shaum ini, Allah Swt menghendaki agar derajat manusia naik ke derajat malaikat. Allah Swt berfirman, “Dan apabila Kami menghendaki, tentulah Kami tinggikan (derajat)nya dengan ayat-ayat itu, tetapi dia cenderung kepada dunia dan menurutkan hawa nafsunya yang rendah…” (QS al-A’raf : 176)

· Bulan Raya Amal Saleh Rasulullah saw bersabda, “Setiap amalan anak Adam dilipatgandakan sepuluh hingga tujuh ratus kali. Allah Swt berfiman: ‘Kecuali shaum, karena shaum adalah untuk-Ku. Akulah yang akan membalasnya, karena orang yang shaum meninggalkan hasrat seksualnya serta makan dan minum demi mencari keridhaan-Ku.’….(HR Bukhari dan Muslim)

· Bulan Penuh Rahmat, Ampunan, dan Pembebasan dari Neraka Rasulullah saw bersabda, “…Bulan Ramadhan permulaannya adalah rahmat, pertengahannya adalah ampunan, dan penghabisannya adalah pembebasan dari neraka….” (Khutbah Rasulullah pada akhir bulan Sya’ban; diriwayatkan dari Salman al Farisi) “Barangsiapa didatangi bulan Ramadhan, tetapi Allah tidak memberikan ampunan kepadanya, maka Allah tidak akan memberikan ampunan kepadanya.” “Barangsiapa yang melakukan shaum Ramadhan karena iman dan mengharap ridha Allah, maka diampuni dari dosanya yang telah lalu.” (HR Muttafak ‘alaih) “Shalat lima kali, Jum’at ke Jum’at, dan Ramadhan ke Ramadhan menghapuskan dosa-dosa antara keduanya selagi engkau menjauhi dosa besar.” (HR Muslim) · Saat Doa Tidak Tertolak Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya bagi orang yang shaum tatkala berbuka itu benar-benar ada doa yang tidak akan ditolak.” (HR Ibn Majah) “Tiga orang yang doa mereka tidak akan ditolak: orang yang shaum tatkala (hingga) berbuka, pemimpin yang adil, dan doa orang yang di zalimi; doa mereka diangkat Allah ke atas awan serta dibukakan baginya pintu-pintu langit. Rabb berfirman: ’Demi kemuliaan dan keagungan-Ku, aku benar-benar akan menolongmu sekalipun telah sekian saat.” (HR Ahmad, Tirmidzi, dan Ibn Majah)

· Saat Diturunkannya Al-Quran dan Lailatul Qadar Allah berfirman, “Bulan Ramadhan, bulan yang didalamnya diturunkan (permulaan) al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan batil).” (QS al-Baqarah : 185) Allah berfirman, “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (al-Quran) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apa malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baikdari seribu bulan. Pada malam itu diturunkan malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu penuh kesejahteraan sampai terbit fajar.” (QS al-Qadr : 1-5) Rasulullah saw bersabda, “Bulan ini telah datang kepadamu. Di dalamnya terdapat satu malam yang lebih baik ketimbang seribu bulan. Barangsiapa yang mengabaikannya, maka ia terabaikan dari segala kebaikan. Tidak ada yang mengabaikannya kecuali orang yang diabaikan.” (HR Ibn Majah)

· Saat Tubuh Menjadi Lebih Sehat Rasulullah saw bersabda, “Shaumlah, niscaya engkau akan sehat.” (al-Hadits) Manfaat Shaum Ditinjau dari Segi Kesehatan, – Memberi kesempatan kepada semua organ dalam tubuh untuk beristirahat, sehingga usai berpuasa, semua organ tadi dapat berfungsi lebih baik. – Pengeluaran racun dan sampah di dalam tubuh menjadi lebih baik, sehingga mencegah tubuh dari penyakit. – Membuat sel, otot, dan pembuluh darah menjadi lebih segar, sehingga memperlambat proses penuaan. – Mengembalikan keseimbangan sekresi hormon dari kelenjar endokrin. – Mengurangi timbunan lemak. – Mengendurkan saraf. – Tidur lebih nyenyak. – Kulit bersinar. – Membuat tubuh menyimpan energi yang bisa digunakan untuk mendapat kesadaran mental dan spiritual lebih tinggi. – Menjernihkan pikiran, mempertajam penginderaan, dan memperbaiki daya ingat.

=====================================================

** Dikutip dari buku “Shaum ‘Best of the Best’” karya KH. Abdullah Gymnastiar **

=======================================================

Bookmark and Share




Masukkan Code ini K1-15C94B-B
untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: