Agar CV Anda Berbuah Panggilan Pekerjaan


Curriculum Vitae, disingkat CV, adalah pengantar paling awal untuk mendapat pekerjaan idaman.

CVMasalahnya bagian perekrutan sudah bosan dengan tumpukan CV. Mereka ingin yang menarik, tidak biasa, orisinal,  ringkasnya mencuri perhatian. Ikuti langkah berikut agar CV Anda meraih perhatian.

CV Harus Singkat, Padat, dan Fokus

Konsultan resume, Louise Kursmark menyatakan bahwa sangat penting untuk menyusun resume dengan ringkas. Tren masyarakat sekarang yang serba cepat membuat orang mudah bosan dengan tulisan yang bertele-tele dan tidak lekas menunjukkan inti tulisan. Hal ini juga berlaku untuk amplop resume. Cantumkan alamat dan orang yang dituju dengan sistematis.

Tunjukkan Sedikit Humor atau Karakter Diri

Tunjukkan seperti apa diri Anda dengan tiga kata singkat dan jujur, seperti “saya adalah sales yang cerdas dan humoris.”

Buat CV Seperti Struktur Berita

Seperti berita di surat kabar, terdiri dari judul yang menarik, paragraf awal yang menjadi ringkasan terpenting cerita, dan masukkan ringkasan kualifikasi.

Jadilah tipe Berorientasi Hasil

Kala menulis prestasi yang pernah dicapai, jangan hanya menulis “peneliti gejala sosial”, tapi tulis “peneliti gejala sosial yang menemukan kecenderungan masyarakat untuk…”

Tunjukkan Siapa Diri Anda

Minat pribadi baik untuk dua pihak. Pihak pewawancara mendapat percakapan pembuka yang bagus untuk menyelami karakter Anda. dan jika minat Anda menarik perhatian, Anda segera diingat dengan pewawancara.

Tapi menulis minat pribadi secara gamblang, seperti membaca, jalan-jalan, tidak disarankan. Lebih baik tulis keikutsertaan pada komunitas atau organisasi sosial.

Gunakan Kata Kunci

Gunakan kata kunci paling sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan. Bisa dari kelulusan atau keahlian. Misalnya cantumkan di awal Anda seorang sarjana ekonomi perbankan jika melamar di bank.

Gunakan Rekomendasi

Masukkan komentar singkat tentang Anda dari kolega atau orang yang kredibel sebagai rekomendasi. Biasanya hal ini dilakukan tanpa mencantumkan atribusi bahwa mereka bicara tentang Anda. Misalnya, “tekun hingga pekerjaan selesai,” atau “orang paling kreatif yang pernah saya miliki,”.

Cantumkan Nama Panggilan

Jika nama Anda termasuk sulit dieja, maka cantumkan nama panggilan. Perusahaan lebih senang menghubungi seseorang dengan nama yang mudah. (livecareer/Foto Ist)

Bookmark and Share




Masukkan Code ini K1-15C94B-B
untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com

2 Tanggapan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: